Penang, Wisata dan Penyembuhan di Tengah Sejarah

Mendengar kata Penang, pikiran kita lazim tertuju pada orang-orang yang datang untuk berobat. Info itu menyusup begitu saja di pikiran kami ketika akan mendarat di Bandara Internasional Bayan, Penang. Pesawat yang kami gunakan adalah ATR-72 milik Wings Air yang lepas landas dari Medan 40 menit lalu.

penang

Memang tidak dapat dipungkiri, salah satu negeri di Malaysia ini menjadi destinasi khusus bagi mereka yang berikhtiar untuk sembuh dari segala macam penyakit. Termasuk masyarakat Indonesia. Khususnya Medan. Bila ditanya, mereka lebih memilih berobat ke Penang daripada ke Jakarta. Karena lebih dekat dan murah. Jadi, tidak heran saat kita berkunjung ke Penang akan bertemu banyak orang Indonesia yang sedang berobat maupun wisata.

MEDICAL TOURISM

Di Penang ada yang disebut Penang Health Association. Asosiasi kesehatan ini beranggotakan hampir seluruh rumah sakit modern yang ada di Penang, seperti Island Hospital, Adventist, Gleneagles, Lam Wah Ee, Loh Guan Lye, Mt. Miriam dan Pantai Hospital. Dengan peralatan medis yang super modern dan tenaga medis yang handal mereka menerima setiap pasien dari manapun juga tanpa membedakan kewarganegaraannya. Yang penting pasien sembuh.

Salah satu nilai lebih dari rumah sakit yang ada disini adalah residence doctor, yaitu semua dokter hanya boleh praktek di satu rumah sakit saja, tidak boleh lebih. Selain itu, bila pasien sudah sembuh dan masih punya waktu akan ditawarkan untuk berkeliling menikmati beberapa spot wisata yang menarik di pulau ini, ya semacam medical tourism-lah.

WISATA KOTA TUA

Ya, karena di luar soal penyembuhan penyakit, Penang juga punya sebaran banyak spot wisata yang menarik. Tapi sebelum berwisata ria, ada baiknya kita mengintip sedikit sejarah pulau ini. Negeri Pulau Pinang ini dulunya dijajah oleh Inggris di bawah pimpinan Captain Francis Light pada tahun 1786. Pada masa itu, kawasan yang pertama dibangun adalah kawasan tanjung di George Town yang saat itu dikenal dengan nama Tanjung Penaigre.

penang-2

Pembangunan saat itu dilakukan dengan sistem blok perumahan dengan jalan-jalan kecil sebagai penghubung yang masih terpelihara hingga kini. Berbagai etnis pun berdatangan ke Pulau Pinang ini, seperti China, India, Eropa dan tentu saja Melayu. Hal inilah yang menjadikan pulau ini kaya akan peninggalan bangunan kuno bersejarah yang terpelihara dengan rapi hingga saat ini. Bahkan oleh UNESCO ditetapkan sebagai warisan budaya yang harus dilindungi. Bangunanbangunan tua itu tersebar di wilayah George Town.

Menyusuri jalan-jalan di pusat kota George Town seolah kita dibawa oleh mesin waktu ke ratusan tahun silam. Banyak bangunan tua masih berdiri gagah dan sangat terawat. Kebanyakan bangunan itu masih dipakai sebagai rumah tinggal ataupun tempat usaha. Hanya, oleh pemerintah setempat, bangunan luar tidak boleh diubah. Sementara bagian dalam boleh diperbaiki. Beberapa bangunan kuno yang sarat dengan sejarah tersebut dapat kita tempuh dengan berjalan kaki, bersepeda atau bisa juga dengan menyewa becak.

Di ujung jalan, tepatnya di Fraquhar Street, kita akan menemukan Gereja St. George, yaitu gereja Anglikan tertua di Malaysia yang didirikan pada tahun 1818. Gereja ini masih berdiri gagah dan digunakan hingga kini. Disini terdapat patung Francis Light, tokoh yang berperan dalam pembukaan Pulau Pinang tahun 1786. Lanjut ke Kapitan Keling Road, dapat dijumpai sebuah kuil kuno yang didirikan sejak tahun 1728. The Goddes of Mercy Temple, dalam dialek Hokkien disebut kuil Kuan Yin Teng, dibangun oleh warga keturunan China dengan arsitektur bergaya Hokkien dan Canton. Tidak jauh dari sini, tepatnya di tengah-tengah kawasan Little India kita dapat menyaksikan indahnya bangunan kuil Sri Maha Mariamman. Kuil ini bermula dari bangunan kecil saja sejak tahun 1801. Kemudian dibangun menjadi besar pada tahun 1833. Daerah ini menjadi pusat pemukiman dan usaha warga India. Dari dagang rempah, makanan, kain, tailor hingga tukang cukur tradisional India dapat kita temui di antara bangunan kuno yang tetap terjaga keasliannya.

Di sepanjang jalan yang akrab dijuluki Street of Harmony ini juga berdiri megah tempat ibadah umat Muslim, Masjid Kapitan Keling yang dibangun pada tahu 1801. Masjid ini sampai sekarang masih dipakai untuk beribadah. Selain Masjid Kapitan Keling, masih ada masjid bersejarah yang juga membanggakan kita khususnya orang Aceh. Karena masjid yang dikenal sebagai Masjid Melayu ini dibangun pada tahun 1808 oleh Tengku Syed Hussain Al-Aidid, seorang kerabat kerajaan Aceh yang datang dari Indonesia dan membuka kawasan perkampungan Islam di Penang. Dari situ kita bisa bergerak ke Armenian Street, di mana kita dapat menikmati setiap detil ornamen yang luar biasa indah dari kuil Khoo Kongsi. Kuil yang menjadi lambang kejayaan dan kemakmuran Klan Khoo ini dibangun pada tahun 1851. Sempat terbakar pada tahun 1894, dibangun kembali pada tahun 1902 dan selesai tahun 1906.

PEARL OF THE ORIENT

Tidak salah memang bila Penang dijuluki Pearl of the Orient, karena selain bangunan-bangunan bersejarah, pulau ini menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Alam yang hijau segar dapat kita jumpai saat berwisata ke Penang Hill atau juga dikenal dengan nama Bukit Bendera. Inilah stasiun kereta api gunung tertua di Malaysia ini terletak di ketinggian sekitar 833 meter di atas permukaan laut. Udara yang dingin segar setia menemani saat kita menikmati keindahan lansekap Pulau Pinang dari ketinggian. Salah satu yang menarik di sini adalah kita bisa menikmati perjalanan ke puncak Penang Hill dengan menggunakan Penang Hill Railway. Yaitu sebuah kereta pengangkutan dengan kapasitas 80 orang, di mana jalur keretanya dibangun tahun 1906 hingga 1923.

penang-3

Masih banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi seperti Pinang Peranakan Mansion, Cheong Fatt Tze Mansion, Spice Garden atau hanya sekedar menelusuri lorong-lorong sepanjang kota George Town. Semuanya menjadi pengalaman yang tak mudah dilupakan. Penang memang bukan hanya sekedar tujuan berobat saja namun juga layak diperhitungkan sebagai destinasi wisata.

WINGS MAGAZINE

← Next post Previous post →
admin tagged this post with: , Read 107 articles by

Reservasi Tiket

ChitChat

Reservasi Hotel dan Tiket Kereta

reservasi-tiket-pesawat reservasi-tiket-pesawat

Jadwal Penerbangan